Seperti yang sudah dimuat pada edisi Menossa sebelumnya, Mohammad Amir Syariffudin berangkat ke Amerika dalam rangka pertukaran pelajar pada Agustus tahun ini. Ia masuk kelas untuk terakhir kali pada Senin, 27 Juli 2009.
Setelah meninggalkan SMAN 2 Pare, siswa yang sangat mahir berbahasa Inggris ini berangkat menuju Jakarta. Ia akan menjalani orientasi sebelum ke Amerika pada tanggal 29 Juli – 4 Agustus. Setelah selesai menjalani orientasinya, Amir akan menjalani Language Orientation Camp dimana ia harus menggunakan bahasa Inggris 24 jam penuh pada tanggal 5-7 Agustus. Kemudian setelah menjalani orientasi terakhirnya di Indonesia, ia berangkat ke Washington DC, Amerika Serikat melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta.
Dalam wawancaranya dengan kru Menossa ia menjelaskan bahwa nama-nama yang berbau Islam akan diinterogasi di bandara Washington DC. “Orang yang punya nama berbau Islam akan ditempatkan di ruangan khusus dan diinterogasi, termasuk aku sendiri”, kata Amir sambil tertawa.
Setelah sampai di Washington DC, ia akan menjalani orientasi kembali di kota itu. Setelah menyelesaikan orientasi, semua peserta AFS akan dikirim ke tempatnya masing-masing dan Amir akan ditempatkan di Orient City, negara bagian Massachussets.
wah…………..
pengen diriQ………..
kapan ya….
q bisa kayak mas Amir……..
WUICH….. PENGIN AQUWH… EA ALLAH SEMOGA AQUWH BISA KAYAK MAS AMIR… AMIEEN…