Pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Oleh karena itu sudah selayaknya kita mengenal lebih dalam kepala sekolah kita yang baru. Bu Dewi. Begitulah panggilan akrab dari Dra. Hj. Dewi Masitah, kepala UPTD SMA Negeri 2 Pare tahun 2009. Mungkin keberadaan ibu kita ini sudah tak asing lagi bagi seluruh warga SMA Negeri 2 Pare sebagai orang nomor satu di sekolah tercinta kita ini. Apalagi sebelumnya beliau telah menjadi bagian yang penting dari SMA Negeri 2 Pare. Tentu hal ini mempermudah kita untuk mengenal sosok ibu yang selalu terlihat cerah dan ramah ini. Dengan keramahan yang senantiasa terpencar dari bunda kelahiran Kediri, 20 Juni 1954 ini beliau menjawab semua pertanyaan yang kami ajukan. Dengan penuh keakraban beliau bercerita tentang perjalanan karirnya.
Ibu Dewi adalah Sarjana Ilmu Kimia IKIP Negeri Yogyakarta dan melanjutkan jenjang S-2 jurusan M A P di Universitas Wijaya Putera. Selepas menyelesaikan masa study, beliau mengamalkan ilmunya sebagai pendidik. Pekerjaan mengajar ilmu kimia yang pertama kali dijalankan di Bali. Mulai menjadi pengajar di SMA Negeri 2 Pare pada tahun 1988 dengan bidang yang sama, yaitu ilmu kimia. Sejak saat itu beliau menekuni pekerjaannya. Penggemar soto ini juga pernah menjadi wali kelas di tahun 1988-1995. Di samping itu beliau juga menjabat sebagai koordinator bidang organisasi pendidikan politik kepemimpinan. Pada tahun 1995-1999 beliau menjabat sebagai wakil kepala sekolah urusan humas.
Berbicara tentang sejarah kepemimpinan beliau, putri dari pasangan H. Oesman seorang wiraswasta dan Hj. Robiah Adawiyah ini dimulai sebagai Kepala SMA Negeri 1 Kandangan periode 2000-2002. Kemudian dipindah tugaskan menjadi kepala SMU Negeri 2 Pare dan SMU Negeri 1 Gurah periode 2002-2004. Pada tanggal 12 April 2004 sampai dengan 16 Februari 2009 menjadi kepala SMA Negeri 1 Pare dan menjadi kepala UPTD SMA Negeri 2 Pare tahun 2009. Menjadi seorang pemimpin memang bukan hal yang mudah, namun Bu Dewi mempunyai managerial yang baik sehingga mampu menjadi kepala sekolah teladan. Selain itu, Bu Dewi adalah seorang organisatoris sejak beliau menginjak bangku SMA. Organisasi yang pernah beliau ikuti adalah sebagai berikut :
DAFTAR ORGANISASI SELAMA MASA JABATAN
| Nama organisasi | Kedudukan | Tahun |
| YPB Daerah | Ketua Umum | 1993-1996 |
| Wanita Islam | Sekertaris Umum | 1995-1998 |
| Pengurus Al-Hidayah | Ketua Biro Organisasi | 1993-1997 |
| LKMD | Ketua Seksi PKK | 1995-2000 |
| ISPI | SIE Humas | 1996-2001 |
Berbicara tentang keluarga, beliau adalah istri dari Drs. Soekartono seorang dosen di sebuah universitas yang belum kami ketahui tepatnya.. Pernikahan beliau pada tanggal 8 Juni 1982 menghasilkan dua buah hati yang kini sudah tumbuh dewasa yaitu Indana Marda Tilla yang lahir di Kediri, 06 Mei 1983 dan Agida H. Fadilla yang lahir pada 25 April 1984.
Kepada kami beliau menuturkan akan melakukan hal yang terbaik untuk SMA Negeri 2 Pare. Asalkan ada kerjasama yang baik dan solidaritas yang tinggi antara semua pihak niscaya keberhasilan itu akan kita capai. Bu Dewi adalah sosok pekerja keras yang penuh dengan strategi dan terperinci. Mulai dari perencanaan hingga analisis kerja dilaksanakan dengan runtut demi hasil yang terbaik. Meski demikian Bu Dewi bukanlah sosok yang sombong. Pekerjaan yang beliau lakukan senantiasa diselimuti keikhlasan tanpa mengharap pujian dari orang lain. Namun hanya mengharap ridho Allah SWT.
Menurut beliau siswa-siswi SMAN 2 Pare adalah siswa-siswi yang terbaik dari input hingga output. Namun beliau berpesan agar kita tidak sombong dan senantiasa tahu diri, sadar akan kekurangan. Secara umum, SMAN 2 Pare adalah sekolah yang terbaik di kabupaten Kediri, namun kita harus ingat masih ada tingkat yang di atas kita. Oleh karena itu kita tidak boleh sombong dan harus selalu berusaha agar SMA kita menjadi yang terbaik di tingkat manapun.(mey*)